Pembenihan Ikan Hias Air Laut Blue Devil (Chrysiptera
Cyanea)
Pendahuluan
Salah
satu jenis ikan hias yang cantik dan eksotis di perairan Maluku adalah jenis
ikan hias blue devil (Chrysiptera
Cyanea) atau biasa disebut dengan nama local betok ambon. Ciri ciri ikan hias blue devil yang berkelamin betina
mempunyai ekor berwarna putih dan blue devil yang berkelamin
jantan mempunyai ekor berwarna merah.
Walaupun namanya cukup ekstrim, namun ikan ini termasuk ikan hias yang cantik.
Tubuhnya langsing dengan warna biru berbintik putih dibagian atas. Ikan ini cukup
aktif berenang diantara karang. Pada
saat kondisinya merasa terancam, ikan hias tersebut berubah warna dalam sekejap
menjadi biru tua tau biru gelap. Tetapi dalam kondisi yang aman, warna asli dari
ikan hias blue devil adalah biru kehijauan
Pengelolaan Induk
®
Pembersihan atau pencucian bak pemeliharaan induk 1 kali dalam 2 bulan
atau berdasarkan kondisi baik
®
Induk yang digunakan berjumlah 300 ekor
®
Ukuran induk yang digunakan 5 sampai 7 cm
® Seleksi induk dilakukan dengan memilih yang sehat,
tidak cacat pada sirip maupun ekor, ukuran seragam, gerakan lincah, warna
cerah, responsive terhadap pakan serta bebas penyakit
® Pakan yang diberikan berupa pellet dengan
dosis sebesar 3 sampai 5 persen
dari total berat tubuh ikan
®
Frekuensi pemberian pakan adalah 3 sampai
5 kali sehari dan diberikan pada waktu pagi, siang dan sore hari
® Bak Induk menggunakan system sirkulasi air,
berlangsung 24 jam
® Bak Induk juga dilakukan kegiatan penyiponan
dasar bak
® Sebagai
tindakan pencegahan , induk blue devil direndam dalam air tawar selama 5 sampai 10 menit
® Pengecekkan kematangan gonad dilakukan selain
secara visual
Penanganan Telur
® Telur yang telah dibuahi akan
ditempatkan atau menempel pada substrat
atau potongan paralon kemudian setelah beberapa hari akan menetas dan larva
akan mengapung di permukaan air serta akan terbawa mengikuti aliran air
® Larva yang mengumpul disudut bak induk akan
dipanen pada malam hari dengan selang berukuran
¾ inci ke bak larva dengan system
gravitasi
Pemeliharaan Larva
® Bak yang digunakan untuk
kegiatan ini berkapasitas 6 m³ sebanyak 2 buah yang terletak dalam ruangan
tertutup. Sebelum bak digunakan, terlebih dulu disterilkan dengan mengunakan
kaporit dan dibilas dengan air tawar
® Aerasi biasanya menggunakan batu aerasi yang
diletakkan dekat di dasar bak larva
® Pengelolaan kualitas air dilakukan dengan
cara mempertahankan media pemeliharaan sesuai standard yang telah
ditetapkan, dengan cara pergantian air, pengaturan suhu dan kadar garam, penambahan plankton,
pembersihan dasar bak, pembersihan permukaan air dalam bak larva
Pendederan
® Bak dicuci dengan kaporit, setelah itu bak
dibilas dengan air tawar dan dikeringkan
® Air laut yang digunakan untuk pendederan
blue devil disalurkan melalui pipa
paralon dari bak penampung ke bak pendederan
® Penebaran benih dilakukan pada pagi atau sore
hari
® Pakan
yang diberikan berupa yang diberikan
beruapa pellet pendederan
® Pemberian pakan secara adlibitum (sampai
kenyang) sebanyak 2 sampai 3 kali sehari
® Pemilahan ukuran dalam pendederan untuk
memisahkan ukuran benih
®
Pengelolaan kualitas air dengan penggantian air tota yang dilakukan pada pagi
dan sore hari. Serta sisa pakan yang ada
dalam bak dikeluarkan melalui penyiponan, sesudah benih diberi pakan agar
kualitas air tetap baik
Sumber : Balai Budidaya Laut Ambon
Minyak Cumi
Minyak Cumi Merk CUMI 168
mempunyai manfaat antara lain :
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll
1. Merangsang nafsu makan benur, nener, udang dan ikan
2. Mempercepat pertumbuhan ikan dan udang
3. Mempersingkat lamanya pemeliharaan udang dan ikan
4. Menjaga kestabilan air dan plankton saat pergantian air
5. Menjaga kestabilan air dan plankton saat hujan terus menerus
6. Dapat digunakan sebagai campuran pembuatan pelet untuk makanan ikan, udang dll

No comments:
Post a Comment